top of page

Chairman Evergrande Optimistis Perseroan Bakal Keluar dari 'Momen Gelapnya'

  • Writer: Bestprofit Pasific Place
    Bestprofit Pasific Place
  • Sep 22, 2021
  • 2 min read

Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona.

PT Bestprofit Futures – Beijing - Chine Evergrande Group, raksasa properti China ini yakin akan keluar dari momen tergelapnya. Hal itu disampaikan Chairman Evergrande Xu Jiayin atau Hui Ka Yuan melalui surat kepada staf pada Selasa, 21 September 2021. Pesan itu disampaikan di tengah investor global yang gelisah dan khawatir tentang risiko gagal bayar. Dalam surat yang bertepatan Mid-Autumn Festival itu, Hui Ka Yuan menyatakan, penghargaan atas kerja keras karyawan. Ia mengatakan, Evergrande akan memberikan properti seperti yang dijanjikan dan memenuhi tanggung jawab kepada pembeli properti, investor, partners dan institusi keuangan. China Evergrande Group terbebani dengan kewajibannya lebih dari USD 300 miliar atau sekitar Rp 4.272 triliun (estimasi kurs rupiah 14.242 per dolar AS). Jumlah ini setara dengan 2 persen Produk Domestik Bruto (PDB) China. Antara pengembang terbesar kedua di China dan Pemerintah China saling berebut mengumpulkan dana. Mulai dari membayar banyaknya pemberi pinjaman hingga pembayaran utang kepada pemasokk saat membendung krisis likuiditas. “Saya sangat yakin dengan upaya bersama dan kerja keras, Evergrande akan keluar dari 'momen tergelapnya’. Kemudian melanjutkan konstruksi secara keseluruhan sesegera mungkin dan mencapai target. Sehingga bisa membayar proyek properti seperti janjinya,” tegas Hui, mengutip laman ChannelNewsAsia, Selasa (21/9/2021).

Evergrande Tak Jelaskan Strategi Atasi Masalah Utangnya

Seorang pria berdiri didepan indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Ketegangan politik yang terjadi karena Korut meluncurkan rudalnya mempengaruhi pasar saham Asia.

PT Bestprofit FuturesSayangnya, Hui tidak menjelaskan bagaiamana strategi Evergrande dapat mencapai tujuan itu. Saham China Evergrande Group (HKG) yang terdaftar di Hongkong turun 3 persen ke angka 2,21 dolar Hong Kong, terpantau pada pukul 11.18 waktu Singapura. Saham Evergrande jatuh 84 persen sepanjang 2021. Utang yang menyengsarakan Evergrande menyebarkan gejolak di pasar keuangan global. Tentu saja dikhawatirkan para pelaku pasar. Penularan dapat terjadi dan bisa mendatangkan gejolak pada ekonomi dunia.

 
 
 

Comments


Featured Posts
Check back soon
Once posts are published, you’ll see them here.
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

© 2023 by Knoll & Walters LLP. Proudly created with Wix.com

  • LinkedIn Social Icon
  • Twitter Social Icon
  • Google+ Social Icon
bottom of page